Kementerian PU Anggarkan Rp900 Miliar Untuk Perbaikan Fasilitas Publik

Menteri Pekerjaan Umum RI Dodi Hanggodo dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung/Foto: Pemprov DKI Jakarta

SOCIAL POLITICS - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI gelontorkan dana sebesar Rp900 Miliar untuk perbaikan fasilitas publik yang terdampak aksi di seluruh Indonesia. Selain itu, Kementerian PU turut bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. 

Kerja sama tersebut guna memperbaiki fasilitas publik yang rusak di Jakarta, termasuk dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang terdampak. Selain JPO, total kerugian 18 traffic light dan sejumlah CCTV di Jakarta diperkirakan mencapai Rp80 Miliar. 


“Itu masih dalam pagu anggaran yang sudah dihitung sejak awal. Dari seluruh provinsi di Indonesia, kami menganggarkan sekitar Rp900 miliar, dan sebagian akan digunakan untuk memperbaiki dua JPO ini,” ujar Dodi Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum RI, dilansir The Public Voz dari Siaran Pers resmi Pemprov DKI Jakarta pada Selasa (02/09/2025).


Kementerian PU berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan dalam waktu tujuh hari. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat segera menikmati fasilitas publik dengan nyaman kembali. 


“Dua JPO itu akan kami kerjakan secepatnya, dengan target bisa kembali fungsional dalam waktu kurang dari tujuh hari,” tutur Dodi. 


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menyampaikan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian PU. Pramono berharap, melalui kolaborasi ini kenyamanan warga Jakarta dapat terjamin. 


“Dalam kesempatan ini, saya meminta bantuan kepada Kementerian PU, khususnya terkait Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Senen dan JPO di Polda, agar bisa dibantu perbaikannya oleh pemerintah pusat,” pungkas Pramono. 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama