Deepfake: Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara


Video hoaks Sri Mulyani sebut guru beban negara/Foto: Instagram (@suara_merdeka) 

FACT CHECK - Mantan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani kerap kali menjadi pusat perhatian publik. Sri Mulyani sering menjadi sorotan lantaran kebijakannya dalam mengatur perekonomian negara. Ia juga tak jarang terlihat menghadiri sejumlah acara publik. 

Videonya sebagai pembicara di acara publik tersebut banyak tersebar di media sosial. Namun, ditemukan beberapa potongan video yang memalsukan pernyataan Sri Mulyani. Salah satunya terkait pernyataan Sri Mulyani yang melabeli guru sebagai beban negara. 


Pada Agustus 2025, media sosial khususnya Instagram digemparkan dengan video Sri Mulyani yang dianggap menghina profesi guru. Dalam video tersebut, terlihat potongan video Sri Mulyani yang menyebut “Guru itu beban negara”. Video tersebut diunggah oleh akun @suara_merdeka yang dikolaborasikan dengan akun @pessel_id dan @info.padang24 pada 18 Agustus 2025.


Terdapat narasi yang melengkapi video tersebut pada bagian caption, seperti berikut:


[Bikin nyesek, srimulyani klaim guru itu beban negara, lalu dimana pahlawan tanpa tanda jasa kalau bukan guru?]


Video itu pun viral dan mendapatkan lebih dari 5.000 tayangan di Instagram. Lantas, benarkah Sri Mulyani melabeli guru sebagai “Beban Negara”? Cek faktanya berikut ini! 


Penelusuran Fakta

Setelah dilihat, dalam video tersebut memang terlihat Sri Mulyani mengucap pernyataan “Guru itu beban negara”. Namun, jika diamati secara seksama, video berdurasi singkat itu tampak tidak manusiawi. Gerakan bibir Sri Mulyani dengan kalimat yang dilafalkan tidak selaras. 


Ditelusuri melalui Google Reverse Image, sejumlah media seperti Liputan6.com dan Tempo.co mengungkap bahwa video tersebut adalah deepfake. Deepfake sendiri merupakan video yang dibuat menggunakan Artificial Intelligence untuk meniru seseorang. 


Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sendiri telah mengklarifikasi bahwa video Sri Mulyani yang tengah beredar tersebut adalah hoaks. Komdigi menegaskan, Sri Mulyani tidak pernah menyatakan bahwa guru adalah beban negara, dilansir dari Klarifikasi Hoaks Komdigi yang diunggah pada 20 Agustus 2025.


Komdigi mengatakan video tersebut adalah hasil deepfake dan potongan tidak utuh dari pidato Sri Mulyani. Video ini diambil dari pidato asli Sri Mulyani pada saat menghadiri Forum Konvensi, Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 7 Agustus 2025.


Video pidato asli Sri Mulyani dalam forum tersebut dipublikasikan melalui akun YouTube resmi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Dalam video tersebut, Sri Mulyani memang membahas soal gaji guru, tetapi tidak menyebut bahwa guru adalah beban negara. 


“Ini salah satu tantangan bagi keuangan negara. Apakah semuanya harus keuangan negara atau ada partisipasi dari masyarakat?” ucap Sri Mulyani dalam video yang diunggah oleh Kemendiktisaintek (07/08/2025). 


Tidak ada pernyataan Sri Mulyani yang menyebut guru adalah beban negara. Hal serupa juga dipertegas oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Deni Surjantoro. Ia menegaskan potongan video tersebut adalah hoaks. 


Kesimpulan

Video yang menampilkan Sri Mulyani dengan narasi Mantan Menteri Keuangan tersebut menyebut guru sebagai beban negara adalah tidak benar dan menyesatkan publik. 


Pada Agustus 2025, Komdigi telah mengklarifikasi bahwa video tersebut merupakan hoaks. Sri Mulyani tidak pernah menyebut guru adalah beban negara. Video asli dari potongan video yang beredar di masyarakat adalah pidato Sri Mulyani pada Forum Konvensi, Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB (07/08/2025) yang dimanipulasikan. 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama