Saman Warisan Dunia

Tari Saman/Foto: Debby Alifah Maulida

CULTURE - Tari saman adalah tarian tradisional yang dimainkan suku Gayo. Tari saman telah tumbuh dan berkembang di Kabupten Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Timur (Kecamantan Serbejadi), Kabupaten Aceh Tamiang (Tamiang Hulu). Tari saman adalah permainan tradisi yang sering dimainkan oleh remaja laki-laki untuk mengisi waktu luangnya. Baik pada saat di sawah, mersah, maupun ketika pulang mengaji, mereka menyempatkan diri untuk berlatih saman. Tari Saman adalah tradisi turun temurun dan menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat  Gayo.

Nama tarian “Saman” diperoleh dari salah satu ulama besar Aceh, yakni Syekh Saman. Beberapa sejarah menyatakan Syekh Saman yaitu seorang ulama yang berasal dari Suku Gayo di Aceh Tenggaralah yang kemudian menemukan dan mendirikan tari Saman.  

Tari Saman merupakan salah satu media untuk menyampaikan pesan atau dakwah. Tarian ini mencerminkan pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan.

Tarian adat asal Aceh ini diciptakan oleh seorang ulama pada abad XIV Masehi, yakni Syekh Saman. Tari Saman berasal dari daerah dataran tinggi Gayo, yang secara administratif meliputi daerah kabupaten Aceh Tengah. 

Pada awal perkembangannya, tarian ini dijadikan sebagai media dakwah kepada masyarakat setempat. Kala itu sebelum tarian di pertunjukan, pemuka adat akan melakukan pemberian nasihat untuk para penonton sekaligus para pemainnya sendiri. 

Keunikan Tari Saman

Tari Saman Menggunakan suara dari para penari dan tepuk tangan mereka yang biasanya dikombinasikan dengan memukul dada dan pangkal paha mereka sebagai sinkronisasi dan mengempaskan badan ke berbagai arah.

Dalam penampilannya, penari Saman dipandu oleh seorang pemimpin sekaligus pengiring yang biasa disebut Syekh. 

Tari Saman menggunakan bahasa Gayo yang dinyanyikan langsung oleh penarinya, dibawakan secara berkelompok, minimal tujuh orang.

Saman di Mata Dunia

Saman telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia tak benda. Tari Saman telah menjadi bentuk salah satu bentuk seni pertunjukan yang sering digunakan sebagai sarana komunikasi, menjalin silaturahmi, menyampaikan pesan moral, pantun untuk generasi muda, merepresentasikan alam dan lingkungan di sekitarnya, dll.

Tari Saman memiliki keunikan yaitu dijuluki sebagai tari tangan seribu, hal ini karena para penari saman harus konsentrasi dalam melakukan setiap gerakannya agar ketika melakukan gerakan cepat selalu ada kontrol dan gerakan cepat. 

Selain itu, gerakannya pun harus sama dengan penari lainnya. Sementara kaki tetap menempel pada tempat duduknya. Oleh karena itu, tari saman hanya mempunyai satu pola lantai saja, yaitu pola lantai garis lurus yang sejajar secara horizontal dari pandangan penonton.


 

  

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama